• 19

    Aug

    Magis Indonesia Raya

    Saya pernah menangis di tempat itu. Di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta, tepatnya pada Desember 2002. Saat itu saya berada di bangku wartawan, menyaksikan Final Piala Tiger 2002 antara Indonesia melawan Thailand bersama penonton lain yang saya perkirakan mencapai 80.000 orang. Pertandingan yang menegangkan. Kedudukan 2-2 membuat pemenang harus ditentukan lewat adu penalti. Jelang adu penalti saya berdoa untuk kemenangan timnas Indonesia. Manusia hanya bisa berdoa dan berusaha, Tuhan juga yang menentukan. Indonesia akhirnya kalah adu penalti 2-4. Setelah tendangan Sugiantoro gagal berbuah gol, saya termenung, sedih, dan tidak terasa air mata jatuh di pipi. Lama saya hanya memandangi suasana lapangan tanpa memperhatikan apa yang terjadi di sana, sebelum akhirnya memutusk
  • 12

    May

    Pattaya, Pilih Wanita Atau Bola?

    Panggil saya sakit gila. Boleh juga tuduh saya sebagai sangat terobsesi pada sepak bola. Karena mungkin itu ada benarnya. Betapa tidak. Berada di Pattaya, kota dimana eksploitasi seksual kaum perempuan menjadi wisata, saya malah lebih tertarik pada urusan sepak bola. Pattaya, 165 km sebelah tenggara Bangkok sudah mempunyai reputasi mendunia sebagai salah satu tujuan wisata. Daerah yang sebelum 1960-an hanya sebuah desa nelayan kecil ini kini menyediakan ratusan bar, gogo bar, sampai tempat-tempat massage. Dengan ribuan wanita juga wanita pria atau dalam bahasa setempat disebut Kathoeyyang terlibat dalam jaring raksasa industri seksual. Saat malam tiba, di tengah cahaya neon, diantara lalu lalang perempuan yang memakai celana pendek sependek-pendeknya atau rok mini semini-mininya, perhati
  • 10

    Apr

    Pergi Jose! Ada Ivanovic

    Siapa Branislav Ivanovic? Kalau pertanyaan ini diajukan dua hari lalu, atau tepatnya sebelum laga pertama perempat final Liga Champions antara Liverpool lawan Chelsea Kamis (9/4) dini hari WIB lalu, saya yakin akan sangat banyak orang yang bengong atau menggeleng tidak tahu. Bahkan seorang penggila bola sekalipun. Jujur saja, saya sendiri yang (mantan) wartawan olahraga pun tidak akan berani menjawab. Karena nama itu memang mengingatkan saya terhadap sesuatu, tapi tidak bisa memastikan kapan dan bagaimana saya mendengar nama itu. Kalau pertanyaan itu diajukan sekarang, saya dengan lantang akan bergabung dengan jawaban para penggila bola di seluruh dunia: Branislav Ivanovic adalah bek Chelsea. Pemuda Serbia yang membawa petaka pada Liverpool, mencetak dua gol ke gawang Pepe Reina. Laga Liv
-

Author

Follow Me

Search

Recent Post